Tips Memilih Format Gambar Untuk Blog

Tips Memilih Format Gambar Untuk Blog

Jika Anda bergelut dengan dunia blogging, Anda pasti pernah dihadapkan pada suatu kondisi dimana artikel yang Anda buat akan lebih komplit jika disertai dengan gambar atau image.

Bayangkan jika postingan Anda berisi tutorial Cara Membuat Thumbnail Secara Otomatis Untuk Postingan tetapi tanpa ada gambar sebagai pelengkap informasi, isinya hanya panjang kali lebar saja.

Jika begitu, saya khawatir, pengunjung blog Anda bukannya mengerti atau paham bagaimana cara membuat thumbnail otomatis, namun sebaliknya, justru pusing dengan artikel Anda yang panjang dan lebar itu.

Penelitian yang dilakukan para ahli menunjukkan bahwa gambar lebih mudah ditangkap dibanding tulisan.

Otak lebih cepat menangkap gambar dibanding kata-kata, bahkan kata-kata dalam bentuk tulisan sekalipun, dan sekaligus gambar mampu meresap dengan cepat dan tersimpan lebih lama di dalam otak.

Makanya, umum sekali jika dalam kegiatan usaha seperti Multi Level Marketing (MLM), para penggiatnya atau pelaku presentasi (presenter) harus menggunakan alat bantu.

Alat bantu itu dalam bentuk visual, apapun bentuknya, baik itu slide presentasi, ataupun flip chart.

Semata-mata agar calon rekrutannya tertarik, dan mau bergabung di usaha mereka. Begitu juga dengan dunia blogging.

Blog Anda akan diminati pengunjung, jika artikel Anda dilengkapi dengan gambar, apalagi jika artikelnya berupa tutorial dan dilengkapi dengan gambar yang membantu penjelasan Anda.

Dijamin apa yang Anda tulis akan dengan mudah dipahami oleh pengunjung blog Anda, dan pengunjung blog Anda akan bertambah dari hari ke hari.

Sampai disini mungkin dapat kita sepakati bahwa gambar memegang peranan yang penting untuk tersampaikannya informasi.

Baca juga:  Tips Memulai Usaha Untuk Pemula

Format Gambar Yang Tersedia

Untuk menunjang aktifitas blogging, gambar dibutuhkan sebagai pelengkap informasi, dan saat ini tersedia beragam pilihan format gambar.

Beberapa format gambar rasanya telah akrab dengan keseharian kita. Anda pasti sudah hafal dengan format gambar BMP, JPG/JPEG, GIF, PNG.

Format gambar BMP (Bitmap), dikembangkan oleh Microsoft, merupakan representasi dari gambar grafis yang terdiri dari susunan dot (titik) yang tersimpan pada memori komputer.

Titik-titik tersebut membentuk kerapatan yang dinamakan resolusi, yang menunjukkan ketajaman gambar, misal 640×486, 1024×768 dan seterusnya.

Format gambar JPG/JPEG (Joint Photographic Experts Group) merupakan bentuk kompresi file bitmap, berawal file hasil foto digital memiliki ukuran yang besar dan menyebabkan ketidakpraktisan.

Sehingga kemudian dikembangkanlah format JPEG, yang tadinya hasil foto berukuran besar kemudian dikompresi menjadi berukuran kecil.

Selain itu, browser akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memuat file dengan format JPEG.

Format gambar GIF atau Graphics Interchange Format adalah format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website.

Kombinasi warna yang dimiliki GIF lebih sedikit dibanding JPEG, namun keunggulan GIF adalah kemampuannya dalam hal animasi sederhana atau untuk menyimpan grafis dengan latar belakang transparan.

Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8 bit, dan hanya mampu digunakan untuk mode bitmap, grayscale, dan index color.

Sedangkan format PNG (Portable Network Graphics) merupakan format gambar yang menggunakan metode kompresi namun tidak menghilangkan bagian gambar tersebut (lossless compression).

Format ini menggantikan format GIF, dan memiliki keunggulan dibanding GIF untuk masalah kompresi, perbedaannya bisa antara 5%-25%.

Keunggulan lainnya, format ini bebas paten, dan secara umum format PNG digunakan dalam gambar web.

Agar penggunaan gambar dalam blog berjalan optimal dan sesuai harapan, maka penggunaan gambar dan formatnya harus disesuaikan dengan fungsinya masing-masing.

Baca juga:  5 Cara Mudah Mendapatkan Ide Menulis Untuk Blog

Kelebihan Dan Kekurangan Format Gambar

Setiap format gambar tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan dan kekurangan itu dibedakan berdasarkan penggunaannya.

Ada yang bagus untuk foto, ada yang bagus untuk editing, ada yang bagus untuk animasi.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan tiap-tiap format gambar jika diaplikasikan ke dalam gambar.

tips memilih format gambar untuk blog 

Baca juga:  Tips Sukses Bisnis MLM

Tips Memilih Format Gambar

Salah satu parameter sebuah blog dikatakan bagus adalah jumlah pengunjung pada blog tersebut.

Jumlah pengunjung blog yang datang berulang secara rutin ke sebuah blog, salah satunya didasari oleh kepuasan waktu loading blog tersebut.

Karena waktu loadingnya cepat, pengunjung blog puas, maka dia akan datang kembali mengunjungi blog tersebut.

Untuk menyikapi waktu loading tersebut, blogger harus cerdik dalam memilah gambar.

Blogger harus mensiasati gambar dengan ukuran file yang tidak besar, dengan tidak mengurangi kualitas gambar, dan terpenting pesan yang ada di dalam gambar dapat tersampaikan.

Jika disimpulkan, untuk memilih format gambar yang sesuai dengan kebutuhan blogging, saya cenderung menggunakan format gambar PNG. Bagaimana dengan Anda? [cr]

Be Sociable, Share!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.