Indrasto Budisantoso Sang Founder Jojonomic

Indrasto Budisantoso Sang Founder Jojonomic

Dalam artikel sebelumnya, telah diulas tentang sebuah aplikasi pengelolaan keuangan asli buatan anak negeri yaitu Jojonomic.

Jojonomic merupakan aplikasi yang dapat Anda instal di smartphone berbasis sistem operasi Android maupun iOS.

Aplikasi Jojonomic saat ini terdiri dari dua versi, yaitu versi Basic dan versi Pro. Versi Basic dari Jojonomic dapat Anda instal secara gratis, sedangkan yang versi Pro tentunya merupakan aplikasi Jojonomic yang berbayar.

Untuk tahap awal, sebaiknya Anda menginstal yang versi Basic saja, yaitu untuk mengetahui secara praktis seperti apa Jojonomic, fungsi dan kegunaannya, serta manfaatnya.

Saat ini, Jojonomic tersedia dalam tujuh pilihan bahasa yang dapat Anda pilih. Mulai dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa China, Bahasa Jerman, Bahasa Perancis, Bahasa Spanyol, Bahasa Portugal, dan Bahasa Rusia.

Baca juga : Nadiem Makarim Angkat Tukang Ojek Lewat Go-Jek

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Seperti kata pepatah, ya lagi-lagi pepatah, “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, artinya bagaimana mau sayang, kenal saja tidak atau belum. Bagaimana mau merasakan manfaatnya, menginstal aplikasinya saja tidak.

Jangankan menginstal, mengenal atau sekedar tahu tentang nama aplikasi, dan manfaat aplikasinya saja tidak tahu.

Nah, bagi Anda yang sama sekali belum tahu, apps Jojonomic merupakan aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola keuangan, baik itu keuangan pribadi, keuangan rumah tangga, maupun keuangan usaha.

Pengelolaan keuangan yang dimaksudkan disini adalah mulai dari pencatatan pemasukan keuangan, dan pencatatan pengeluaran keuangan.

Mengatur keuangan pribadi, maupun mengatur keuangan rumah tangga, adalah pekerjaan yang gampang-gampang sulit.

Umumnya, ketika seseorang lemah dalam pengelolaan keuangan, maka itu artinya berpotensi berhadapan dengan pepatah diatas tadi.

Perencanaan keuangan, mengatur keuangan, dan mengelola keuangan, merupakan jenis-jenis dalam manajemen keuangan.

Manajemen keuangan yang baik tentunya didasari oleh perencanaan keuangan yang baik, pengaturan keuangan yang baik, dan pengelolaan keuangan yang baik. Beigtupun sebaliknya.

Apps ini tentunya patut dicoba sebagai asisten pribadi urusan keuangan, karena kemudahan dalam pengelolaannya.

Dimanapun dan kapanpun, Anda tetap dapat mengelola keuangan pribadi Anda, mengelola gaji Anda untuk dibelanjakan maupun diinvestasikan karena adanya fitur pencatatan pengeluaran.

Dan bahkan, contoh saja ketika pengeluaran Anda lebih besar dari pada pemasukan, Anda akan mendapatkan semacam saran yang mengingatkan atau me-warning Anda untuk lebih bijak dalam membuat pengeluaran.

Menarik bukan?

Baca juga : Jojonomic, Aplikasi Cara Mengelola Keuangan

Sang Founder Dan CEO Jojonomic

indrasto budisantosoJojonomic dibangun oleh Indrasto Budisantoso pada tahun 2015, dan saat ini sekaligus tercatat sebagai CEO (Chief Executive Officer) pada startup tersebut.

Aplikasi buatan lokal ini berkantor di Talavera Office Suite Lantai 18 Jalan TB Simatupang Kav 22-26 Jakarta, dan 8 Cross St. PWC Building Singapura.

Sebelum membangun Jojonomic, Indrasto telah malang melintang dalam berbagai jabatan strategis di beberapa perusahaan.

Beberapa pengalaman Indrasto sebelum mendirikan Jojonomic diantaranya, menjadi Director of Business Development di JEPE Indonesia pada tahun 2002-2009 (7 tahun).

Lalu pernah menjadi Head of Strategy sekaligus Co-Founder di Rotasis pada tahun 2003-2009 (6 tahun).

Lalu, pada tahun 2010-2012 (2 tahun) Indrasto pernah menjadi Management Consultant di The Boston Consulting Group, serta selama 2 tahun (2013-2015) menjadi CEO dan Country Head di Groupon Indonesia.

Founder Jojonomic, Indrasto, mengawali pendidikan di jenjang S1 pada jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1998, dan empat tahun berselang menyelesaikan kuliahnya pada tahun 2002.

Kemudian, Indrasto melanjutkan jenjang Magister of Bussines Administration (MBA) di INSEAD tahun 2009-2010.

Mulai 2015 hingga saat ini, Indrasto memfokuskan diri dalam membangun dan mengembangkan Jojonomic.

Jojonomic sendiri merupakan salah satu startup yang diundang mengikuti bootcamp bertajuk Google Launchpad Accelerator di markas Google, yang bertempat di Mountain View, California, Amerika Serikat, beberapa waktu yang lalu.

Indrasto Budisantoso dengan Jojonomic-nya merupakan satu dari delapan bisnis startup yang diundang oleh Google untuk mendapatkan pelatihan dan pembekalan dalam rangka membuat bisnis-bisnis startup tersebut berkembang.

Tujuh startup lainnya, masing-masing HarukaEdu, Kerjabilitas, Setipe.Com, eFishery, Kurio, Seekmi, dan Kakatu.

Kita tunggu saja kiprah Jojonomic melanglang buana dengan menyebarkan banyak manfaat dan kemudahan bagi manusia.[cr]

Sumber gambar: video.cnbc.com

Be Sociable, Share!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.